Pada 10 November, Alibaba Group dan Marriott International mengumumkan kerja sama strategis dalam bidang AI. Kedua belah pihak akan melakukan kolaborasi mendalam di pasar Tiongkok dalam berbagai bidang seperti infrastruktur cloud dan inovasi aplikasi AI, untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang personal dan berkualitas tinggi bagi pengguna.

Memperdalam Kerja Sama, Membangun Fondasi Teknologi Era AI

Kerja sama kali ini merupakan peningkatan lebih lanjut di era AI, berdasarkan kerja sama erat yang telah terjalin sebelumnya, dengan tujuan mempercepat integrasi mendalam antara inovasi teknologi AI dan skenario aplikasinya. Marriott International akan menggunakan infrastruktur cloud dan produk data unggulan dari Alibaba Cloud guna membangun fondasi teknologi yang kokoh di era AI, mendorong pertumbuhan bisnis serta meningkatkan efisiensi operasional. Pada tahap awal, fokus kolaborasi akan diletakkan di pasar Tiongkok, kemudian secara bersama-sama mengeksplorasi bidang-bidang kerja sama yang lebih luas.

Mendorong Aplikasi Cerdas untuk Meningkatkan Pengalaman Tamu

Pada lapisan aplikasi, Marriott akan mengintegrasikan serangkaian model besar Tongyi untuk mendukung peningkatan kecerdasan dalam layanan pelanggan dan pemasaran. Kedua belah pihak juga akan membangun mekanisme inovasi bersama guna mendorong penerapan AI di lingkungan hotel dan optimalisasi pengalaman pengguna. Rencananya pada tahun 2026, aplikasi agen cerdas berbasis AI akan diujicobakan terlebih dahulu di toko resmi Marriott di platform Fliggy. Fitur ini akan memberikan saran perjalanan yang dipersonalisasi, meningkatkan efisiensi pemesanan tamu serta pengalaman digital mereka, mewujudkan lompatan layanan dari "respons pasif" menjadi "antisipasi aktif".

Meningkatkan Sinergi Saluran, Memperluas Ruang Pertumbuhan

Marriott akan memperkuat kerja sama rantai pasok dengan Alibaba guna mempertahankan keunggulan layanan melalui saluran resminya, serta memastikan konsistensi dan daya saing harga, hak istimewa, serta layanan anggota di platform seperti toko resmi Marriott di Fliggy dan aplikasi Marriott Bonvoy. Kedua belah pihak juga akan memanfaatkan perusahaan patungan mereka untuk mendorong pemasaran cerdas, membuka saluran baru secara berkelanjutan, serta menggali peluang pertumbuhan tambahan. Sejak menjalin kerja sama strategis dan mendirikan perusahaan patungan pada tahun 2017, keduanya telah menciptakan pengalaman perjalanan yang baru bagi konsumen.

Mengeksplorasi Jalur Baru Efisiensi Karyawan

Ke depannya, Marriott juga akan menjajaki lebih dalam dengan DingTalk mengenai pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan efisiensi kerja karyawan hotel, sehingga dapat menyediakan layanan yang lebih baik bagi para tamu.

"Marriott selalu menjadikan kebutuhan tamu sebagai inti, berkomitmen memberikan pelayanan unggul di setiap titik kontak selama perjalanan," kata Anthony Capuano, Presiden dan CEO Marriott International. "Kerja sama mendalam kami dengan Alibaba, yang menggabungkan keunggulan Alibaba dalam bidang digitalisasi dan kecerdasan buatan serta akumulasi kuat Marriott dalam ekosistem keanggotaan, membuat setiap perjalanan menjadi lebih memahami tamu—dari rekomendasi cerdas hingga perencanaan khusus, menciptakan pengalaman personal yang 'berbeda untuk setiap orang', sehingga perjalanan terasa lebih hangat."

Wu Yongming, CEO Alibaba Group, mengatakan: "Kami berharap dapat memanfaatkan keunggulan teknologi AI lengkap Alibaba untuk bekerja sama dengan Marriott International dalam mendorong penerapan mendalam AI di industri perhotelan, bersama-sama berinovasi serta meningkatkan pengalaman konsumen di era AI."

We dedicated to serving clients with professional DingTalk solutions. If you'd like to learn more about DingTalk platform applications, feel free to contact our online customer service or email at This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.. With a skilled development and operations team and extensive market experience, we’re ready to deliver expert DingTalk services and solutions tailored to your needs!

Using DingTalk: Before & After

Before

  • × Team Chaos: Team members are all busy with their own tasks, standards are inconsistent, and the more communication there is, the more chaotic things become, leading to decreased motivation.
  • × Info Silos: Important information is scattered across WhatsApp/group chats, emails, Excel spreadsheets, and numerous apps, often resulting in lost, missed, or misdirected messages.
  • × Manual Workflow: Tasks are still handled manually: approvals, scheduling, repair requests, store visits, and reports are all slow, hindering frontline responsiveness.
  • × Admin Burden: Clocking in, leave requests, overtime, and payroll are handled in different systems or calculated using spreadsheets, leading to time-consuming statistics and errors.

After

  • Unified Platform: By using a unified platform to bring people and tasks together, communication flows smoothly, collaboration improves, and turnover rates are more easily reduced.
  • Official Channel: Information has an "official channel": whoever is entitled to see it can see it, it can be tracked and reviewed, and there's no fear of messages being skipped.
  • Digital Agility: Processes run online: approvals are faster, tasks are clearer, and store/on-site feedback is more timely, directly improving overall efficiency.
  • Automated HR: Clocking in, leave requests, and overtime are automatically summarized, and attendance reports can be exported with one click for easy payroll calculation.

Operate smarter, spend less

Streamline ops, reduce costs, and keep HQ and frontline in sync—all in one platform.

9.5x

Operational efficiency

72%

Cost savings

35%

Faster team syncs

Want to a Free Trial? Please book our Demo meeting with our AI specilist as below link:
https://www.dingtalk-global.com/contact

WhatsApp